Bulan Ramadhan tinggal menghitung hari lagi. Warga Sekapuk mulai mempersiapkan diri untuk menyambut bulan yang penuh berkah ini. Tapi sebagian warga masih meresahkan adanya warung-warung yang nantinya dikhawatirkan mengurangi kekhusyukan beribadah puasa. Untuk itulah Pemerintah Desa Sekapuk mengundang para pemilik warung untuk merundingkan keresahan warga tersebut pada hari Sabtu, tanggal 12 Mei 2018.

Bapak Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim menyampaikan dalam sambutannya agar para pemilik warung bisa mengkondisikan warungnya agar tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan. Sebagian besar pemilik warung menanggapi dengan positif dan berjanji akan menjalankan instruksi dari Bapak Kepala Desa Sekapuk.

Rata-rata pemilik warung masih akan membuka warungnya mengingat penghasilan utamanya berasal dari warung. Tapi untuk menghargai masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, warung akan ditutup depan dan dibuka samping. Untuk itu diadakan voting untuk menentukan keputusan akhirnya warung akan diijinkan tetap buka atau harus tutup total. Hasilnya ada 14 warung yang berharap masih diijinkan tetap buka dan 9 warung bersedia tutup selama Bulan Ramadhan. Keputusan akhir akan dibahas ketika rapat dengan BPD (Badan Perwakilan Desa) berikutnya.