DPT adalah singkatan dari difteri, pertusis, dan tetanus. Imunisasi DPT adalah salah satu vaksinasi yang wajib diberikan kepada balita. Penyakit difteri, pertusis, dan tetanus adalah tiga penyakit berbeda yang masing-masing memiliki risiko tinggi dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Efek samping dari imunisasi DPT yang dapat muncul, antara lain:

  • Demam ringan
  • Bengkak pada bagian suntikan
  • Kulit pada bagian suntikan menjadi merah dan sakit
  • Anak terlihat lelah
  • Anak menjadi rewel

Efek samping inilah yang menjadi momok dan menghantui ibu-ibu yang enggan memberikan imunisasi pada buah hatinya. Padahal pemberian imunisasi merupakan cara kita melindungi anak kita dari bahaya virus-virus yang berkembang nantinya. Imunisasi merupakan pembentukan imun/sistem kekebalan anak agar nantinya tubuh anak mampu mengenali virus-virus jahat yang masuk dalam tubuhnya.

Pemberian imunisasi difteri ini sendiri dilakukan bertahap. Untuk anak-anak batita yang belum sekolah imunisasi dilakukan hari ini tanggal 16 Juli 2018 di Pendopo Balai Desa Sekapuk. Untuk anak-anak yang sudah bersekolah akan dilakukan disekolahnya masing-masing.

Diharapkan para ibu-ibu tetap mengimunisasikan anaknya agar tidak terjangkit penyakit yang berbahaya. Ibu harus berani menanggung resikonya ya.. Hanya beberapa hari saja efek sampingnya, tergantung kondisi badan anak. Tetapi efek jangka panjangnya bisa melindungi anak kita dari berbagai penyakit.