SETIGI merupakan area wisata yang sedang booming akhir-akhir ini. Pemerintah Desa Sekapuk saat ini mengusahakan adanya percepatan pembangunan SETIGI. Akan tetapi, Pemerintah Desa Sekapuk bertekad untuk tidak melibatkan pihak luar untuk investasi setigi. Mereka berharap setigi nantinya akan dimiliki oleh warga masyarakat Desa Sekapuk sendiri.

Untuk itu, Pemerintah Desa Sekapuk membuat inovasi baru yang diberi nama Taplus Invest (Tabungan plus Investasi). Dari inovasi ini, masyarakat diharapkan dapat berpartisipasi untuk dapat bersama-sama memiliki setigi dan membiasakan diri dengan menabung. Taplus yang ditawarkan oleh Pemdes sebanyak 789 Piagam saham, dimana masih 108 Piagam saham yang sudah terjual dari 19 RT.

Aturan Pemdes mengenai pemerataan Taplus Invest dengan memberikan kesempatan pada 1 Rumah Tangga/KK 1 Taplus Invest ternyata belum sepenuhnya berhasil. Untuk itu, Pemdes berinisiatif memberikan kelonggaran pada masyarakat Desa Sekapuk untuk mendapatkan Taplus Invest sebanyak maksimal 5 setiap pemegang KTP Sekapuk yang berlaku selama Bulan Desember 2018, karena penjualan Taplus Invest direncanakan akan berakhir pada 31 Desember 2018. Hal ini dimaksudkan agar percepatan pembangunan setigi dapat segera dilaksanakan dan semoga setigi dapat menjadi destinasi wisata yang akan dapat memakmurkan warganya.

Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim menyatakan bahwa adanya Taplus Invest ini merupakan harapan agar masyarakat Desa Sekapuk bisa lebih mandiri dan kuat secara ekonomi, menjadi pemain dan bukan hanya sekedar penonton. Budaya menabung ini juga diyakini dapat membiasakan masyarakat untuk menjadi lebih pandai mengatur keuangan mereka. Karena tidak akan ada orang yang akan menjadi miskin dengan menabung.