Musyawarah perencanaan pembangunan (musrenbang) desa adalah forum musyawarah tahunan para pemangku kepentingan (stakeholder) desa untuk menyepakati rencana kegiatan untuk tahun anggaran berikutnya. Musrenbang desa dilakukan untuk menyusun rencana kerja tahunan pemerintah desa dengan mengacu/memperhatikan rencana pembangunan jangka menengah desa (RPJM Desa) yang sudah disusun.

Musrenbang akan membangun kesepahaman tentang kepentingan dan kemajuan desa, dengan memotret potensi dan sumber- sumber pembangunan yang tersedia baik dari dalam desa sendiri maupun dari luar desa. Musrenbang adalah forum publik perencanaan (program) yang diselenggarakan oleh lembaga publik yaitu pemerintah desa bekerjasama dengan warga dan para pemangku kepentingan. Pembangunan tidak akan bergerak maju apabila salah satu saja dari tiga komponen tata pemerintahan (pemerintah, masyarakat, swasta) tidak berperan atau berfungsi. Karena itu, musrenbang juga merupakan forum pendidikan warga agar menjadi bagian aktif dari tata pemerintahan dan pembangunan.

Musrenbang Desa Sekapuk telah dilakukan semalam tanggal 23 September 2019 pada pukul 19.30 WIB. Dari 69 undangan yang telah disebar, serbanyak 60 orang hadir dalam acara yang bertujuan untuk kemajuan pembangunan Desa Sekapuk kedepannya. Dari berbagai pemaparan yang telah disampaikan oleh Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim dan tim penyusun RKP, peserta musrenbang sepakat dengan semua hal yang dipaparkan oleh tim penyusun RKP dan hanya perlu menambahkan dana penanganan untuk anak STUNTING yang diwajibkan pada RKP 2020.

Musrenbang Desa Sekapuk yang berlangsung tadi malam bukan tanpa cela. Tim penyusun RKP yang diberikan waktu terlalu sempit untuk persiapan, belum mampu menyediakan salinan pemaparan yang diberikan tadi malam. Dalam jangka waktu 2 hari yang telah diberikan. Tim hanya mampu memberikan rangkuman penggunaan Dana DD, ADD, BHP dan PADes tahun 2020.

Baca juga  Cahaya di Desa Sekapuk

Yang menarik dari rangkuman dana-dana yang masuk di Desa Sekapuk tersebut, Dana PADes Desa Sekapuk tahun 2020 mampu mengungguli dana-dana lain yang diberikan pemerintah. Hal ini menunjukkan keberhasilan Pemerintah Desa Sekapuk dan BUMDesa Sekapuk dalam mengolah aset dan kekayaan desa sehingga mampu menunjukkan kualitasnya sebagai desa yang mandiri dan mampu membiayai banyak hal menggunakan dana pendapatan asli desa.

Hal lain yang menarik dalam musrenbang Desa Sekapuk tadi malam juga karena adanya pemukulan kentongan pada awal dan akhir acara musrenbang. Hal ini diyakini mampu menambah semangat masyarakat Desa Sekapuk dalam menyongsong tahun 2020 dalam membangun Desa Sekapuk menjadi lebih dan lebih baik lagi.