Corona merupakan nama yang populer akhir-akhir ini. Banyak warga yang awalnya menyepelekan, namun akhirnya melihat pemberitaan di media dan sosialisasi yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Sekapuk kemarin, akhirnya mulai mengindahkan himbauan Pemdes Sekapuk untuk tetap sehat dengan berdiam diri di rumah masing-masing, dan tidak keluar rumah jika tidak terlalu penting.

Tentu masyarakat akan bimbang jika mereka terus-terusan diminta berdiam dirumah. Bagaimana mereka bisa bekerja untuk memberikan nafkah kepada keluarganya jika semua harus berdiam diri di rumah. Untuk itu, Pemdes Sekapuk melalui Bapak Kepala Desa Abdul Halim menyampaikan wujud kepeduliannya kepada warganya dengan memberikan beras 5kg, sabun cuci tangan dan pamflet penganggulangan Corona kepada warganya.

Tidak tanggung-tanggung, dana sekitar 100 juta lebih digelontorkan untuk melaksanakan niat baiknya tersebut. Mengingat Dana Desa yang belum juga cair hingga detik ini, Dana talangan yang diambil dari Pendapatan Asli Desa Sekapuk tersebut langsung didistribusikan kepada warganya selama 3 hari.

Berbagai reaksi datang dari masyarakat Desa Sekapuk yang menerima bantuan tersebut. Banyak yang berbahagia dan berbangga hati dengan kepedulian Pemdes Sekapuk. Adapula yang merasa kasihan dan tidak enak hati kepada para relawan yang mau mengantarkan bantuan tersebut ke rumah-rumah warga, mengingat data Kepala Keluarga di Desa Sekapuk sebanyak 1.457 KK.

Bapak Kepala Desa Sekapuk, Abdul Halim menyampaikan rasa bangganya kepada masyarakat yang mau menuruti anjuran pemerintah. Karena satu orang sehat maka yang lain juga akan sehat. Bismillah Sekapuk sehat berjamaah. Dan sekali lagi beliau menyampaiakan bahwa hal ini bukan untuk mencari sensasi, tetapi melainkan bentuk kepedulian kepada warga Desa Sekapuk tanpa terkecuali.